Dear Nata [8]

[28 Agustus 2023]

Dear, Nata.

Hey, how was your day? Kamu baik-baik aja, kan? Kalau nanti kita udah ketemu, kamu boleh berbagi semua ceritamu ke aku. Kamu juga boleh menceritakan apapun mengenai hari-harimu. Aku bakal terbuka untuk mendengar semua itu dan aku harap kamu juga sama. Karena siapapun kamu, kamu adalah rumah ternyaman yang akan kupilih untuk terakhir kalinya. Persetan dengan siapa yang membuatku jatuh hati pada rasa yang semu, aku hanya ingin kamu yang ada menemaniku. 

Nata, aku memang bukan Kugy yang mengerti segala, mungkin saja kamu juga bukan Keenan seperti yang Kugy kenal. Aku tidak begitu pandai menuliskan dongeng, aku pun tak tahu apakah kamu suka melukis ataupun tidak. Aku tidak tahu apakah nanti radarku akan menemukanmu di waktu yang tepat atau justru kita akan bertemu di sebuah persimpangan. Aku tidak tahu misteri semesta seperti apa dan itu tidak masalah, aku harap nantinya semua akan baik-baik saja. 

Untuk saat ini, jalan kita masih asing, rute yang ditempuh tidaklah sama. Kamu dengan duniamu dan aku dengan kisahku sendiri. Tidak apa, hanya perihal waktu. Aku tidak tahu kamu siapa, aku tidak tahu kamu berada di mana. Tidak apa, karena pada akhirnya kita akan bertemu di titik yang sama. Kabari aku jika nanti kamu datang, beri aku tanda yang pasti. 

Aku tahu ini klise, terasa sedikit bodoh surat ini jika dibaca ulang. Ya, aku tahu itu. Tertawakan saja, Nat, tentang sepucuk surat dari seorang yang bahkan belum mengetahui siapa nama aslimu. Aneh memang, tapi sudahlah. Salamku untukmu masih kusampaikan melalui bintang. Bila tidak tampak bintang, masih ada rembulan yang sedikit tertutup awan. 

With love,
Sefa.

Postingan Populer